Day 27: Hubungan Sesama Manusia

1 Sep

Salah satu hal yang paling saya syukuri dalam hidup saya adalah lingkaran pergaulan saya yang cukup luas. Dunia saya mengharuskan saya untuk bertemu, bergaul, dan berteman dengan begitu banyak orang dari latar belakang dan dunia yang berbeda. Dari anak dugem hingga anak pesantren. Dari pecinta dunia maya hingga anti pergaulan dunia maya. Dari kelas ekonomi bawah hingga kelas menengah atas sekali. Dari lulusan SMA hingga lulusan S3. Dari ibu rumah tangga, pegawai negeri, pegawai swasta, entrepreneur, hingga freelancer. You named it!

Sayangnya, dunia pergaulan saya juga membuat saya terpaksa bertemu dengan orang-orang yang jika saya dibolehkan untuk memilih, maka saya akan lebih memilih untuk tidak mengenalnya sama sekali.

Salah satu tipikal manusia yang ingin saya hindari di dunia ini adalah tipikal manusia yang mengaku dirinya beragama, sangat religius, dan pandai sekali membina hubungannya dengan Tuhannya, tetapi jelas tidak memiliki kemampuan untuk membina hubungannya dengan sesama manusia.

Untuk saya, bukanlah sesuatu hal yang salah jika seseorang  lebih mementingkan hubungannya dengan Tuhan ketimbang hubungannya dengan sesama manusia. Itu adalah sesuatu yang sifatnya sangat wajar. Setiap orang tentunya memiliki prioritasnya sendiri dalam hidup, tapi akan menjadi tidak wajar jika prioritas tersebut lantas mengabaikan hal yang tak kalah penting lainnya.

Mengaku beragama tapi setiap perkataan dan prilakunya menyakiti orang lain. Bukankah Tuhan juga mengatur hubungan dengan sesama manusia?

Kalau bertemu orang-orang seperti itu saya jadi mempertanyakan apakah benar mereka memiliki Tuhan dan menghadap pada-Nya? Jangan-jangan selama ini mereka hanya mengaku-ngaku beragama saja lagi. Tapi yah… sudahlah. Siapa sih saya berani-beraninya mengajari mereka yang ber-Tuhan tentang salah satu cara beriman yaitu membina hubungan baik sesama manusia?

“Untuk apa punya agama kalau kita masih saling menyakiti satu sama lain?” by a friend

5 Responses to “Day 27: Hubungan Sesama Manusia”

  1. ocky fajzar September 1, 2010 at 7:14 pm #

    hehe positif thinking aja ;D dan doakan supaya orang-orang begitu bisa sadar atas kesalahannya hehe salam kenal🙂

  2. MENONE September 1, 2010 at 9:40 pm #

    iya dunk kita hrs balance antara hub horisontal ( manusia ) sama hub vertikal ( tuhan )………..salam persahabatan

  3. hitam September 1, 2010 at 10:35 pm #

    tipikal munafik memang harus kita hindari.. dan memang harus cermat melihat tipical itu

  4. Agung Pushandaka September 2, 2010 at 11:32 am #

    Selain tipe orang di atas, saya juga kurang sreg kalau bertemu orang yang merasa dirinya lebih baik dalam menjalankan agamanya dibandingkan orang lain. Apalagi trus mereka menggurui orang lain yang dianggap lebih jelek kualitas beragamanya.

    Tapi yah, itulah seninya bersosialisasi. Tanpa orang-orang yang kurang kita sukai, hidup ini jadi ndak seru.🙂

  5. Goda-Gado September 17, 2010 at 8:12 pm #

    that a man
    no body’s perfect😀

    that’s their right !!!
    and to be like this is also our choice…

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: