Archive | 11:11 am

Day 19: Picture Of The Past

24 Aug

Pagi ini, sesuatu membuat saya merasa kangen akan masa kecil saya.

Semuanya berawal dari sebuah foto yang di-upload seorang teman di facebook. Foto reuni teman-teman masa kecil saya.

Pikiran saya pun mulai bernostalgia terhdap kehidupan masa kecil saya. Sebuah kehidupan dimana saya selalu dibawa oleh kedua orang tua saya ke toko buku setiap akhir pekan. Kehidupan dimana saya senang mendesain rumah boneka berbahan kaset dan tempatnya yang saya susun satu per satu dengan hati-hati, berharap suatu saat nanti saya bisa memiliki rumah seperti yang saya susun waktu itu. Kehidupan dimana menonton kartun bisa menjadi satu hal yang sangat menyenangkan dan menghibur saya bahkan dalam masa terburuk saya. Kehidupan dimana saya suka tertidur dalam perjalanan sehingga ayah saya harus menggendong saya hingga tempat tidur. Kehidupan dimana ketakutan saya akan gelap bukan menjadi sesuatu yang harus dilawan, melainkan sesuatu yang dimaklumi oleh orang-orang.

Lalu kenangan pun bergerak pada masa yang selanjutnya. Masa ketika saya mulai menginjak usia remaja. Ketika akhir pekan saya dihabiskan bersama teman-teman saya di sebuah mall, bukan dengan keluarga saya ke toko buku. Masa dimana saya mulai mengenal cinta dan penasaran akan bagaimana rasanya ciuman. Masa dimana saya belajar untuk sedikit bandel dan melepas tanggung jawab saya. Masa dimana masalah saya tidak jauh dari seputaran jerawat, bad hair day, dan putus dari pacar.

Kenangan pun maju satu masa, menuju ke sebuah masa dimana saya sudah kelewat umur untuk disebut remaja, tapi juga belum cukup umur untuk disebut dewasa. Masa dimana kehidupan saya di luar rumah terasa jauh lebih penting ketimbang kehidupan saya di dalam rumah. Masa dimana jarak antara saya dan keluarga mulai menjauh. Masa dimana saya tidak lagi dipeluk ketika menangis, karena saya sendiri yang membuat keputusan untuk menyelesaikan segalanya sendiri.

Dan disinilah saya sekarang. Menghitung mundur usia saya yang akan menginjak 23 tahun dalam 2 bulan lagi. Bernostalgia akan masa lalunya. Kangen pada masa kecilnya. Dan semua itu disebabkan oleh sebuah foto.

Kalau saya boleh memilih, tentu saya akan kembali ke masa lalu saya dan memperbaiki hal-hal yang perlu saya perbaiki, supaya pada umur saya yang sekarang ini, saya tidak harus mengalami sebuah penyesalan, supaya saya juga tidak terlalu kers tertabrak realita.

Tapi pada akhirnya saya merasa bersyukur. Setidaknya masa-masa yang tersebut dapat saya lalui dengan baik. Setidaknya saya tidak pernah terlibat obat-obatan terlarang, tidak drop out sewaktu sekolah, tidak pernah tinggal kelas, dan selalu memiliki teman yang menakjubkan yang menemani saya melewati setiap dekade hidup saya.

Dan semoga, gambaran masa lalu yang muncul di pikiran saya pagi ini dapat membuat hidup saya lebih baik lagi pada masa yang akan datang.