Archive | 10:58 am

Day 16: Ketabrak Realita

21 Aug

Him: “Are you ok?”

Me: “Not really. Lagi memar-memar nih.”

Him: “Memar? Kenapa? Jatuh apa ketabrak?”

Me: “Iya, ketabrak. Ketabrak… realita.”

Kalau realita berbentuk sesuatu yang nyata, pasti saat ini saya sudah patah tulang dan memar-memar karena tertabrak olehnya.

Life’s hard.

Seorang teman pernah mengatakan kepada saya bahwa hidup menjadi susah karena kita semua dituntut untuk terus-menerus berusaha. Usaha untuk memperbaiki keadaan, usaha untuk menjadi sukses, usaha untuk menjadi mapan, usaha untuk menjadi seperti apa yang diinginkan, usaha untuk menjadi seperti apa yang orang lain pikirkan, usaha ini, usaha itu… semuanya selalu tentang usaha.

Teman saya yang lain berpendapat bahwa yang menjadikan hidup itu susah adalah karena kita memiliki ekspektasi tersendiri dalam hidup kita dan pada akhirnya kita tersadar bahwa tidak semua ekspektasi kita dapat menjadi nyata, beberapa ekspektasi terpaksa hanya menjadi mimpi belaka karena terbentur oleh realita.

Terbentur oleh realita seperti saya sekarang ini.

Perasaan saya tentu saja sakit, tapi saya sudah familiar dengan rasa sakit ini. Bukan hanya sekali dua kali saja saya tertabrak oleh realita, jadi dari segi mental saya memang sudah dipersiapkan untuk ini. Tapi tetap saya pertanyaan akan kenapa harus saya yang tertabrak oleh realita itu selalu muncul, menghantui pikiran, hingga mengunjungi saya dalam mimpi buruk saya. Tapi kali ini saya memutuskan untuk tidak akan menyerah, saya akan terus berusaha mengejar apa yang saya inginkan, berusaha mencapai kehidupan sesuai dengan ekspektasi saya.

Karena faktanya adalah saya sudah sering terjatuh, lalu bangun lagi dan hal tersebut tidak lantas membuat saya menjadi semakin lemah dan tak berdaya, tapi justru membuat saya menjadi semakin kuat. The show must go on dan mengutip pernyataan seorang teman “we’re all crash into reality but the bright side is we survive and stronger. Anything that doesn’t kill us makes us stronger.”

At the end of the day, life is just this big wall of reality that we all crash into.

-Georgia Thomas on Ally McBeal-

P.S. Gambar diambil dari getty images