Day 4: Cita-Cita

7 Aug

“Kamu kalau udah gede mau jadi apa?”

Pertanyaan itu tidak sengaja saya curi dengar dari seorang anak yang kebetulan melewati rumah saya suatu sore. Meskipun pertanyaan itu keluar dari mulut seorang anak yang saya perkirakan usianya tidak lebih dari 6 tahun, tetapi pertanyaan itu sukses membuat saya berpikir.

Saya berpikir mengenai cita-cita masa kecil saya. Saya pun mulai mengingat-ingat sebenarnya apa yang menjadi cita-cita masa kecil saya. Mengingat saya ini seseorang yang impulsif dan pemimpi, maka tak heran saya menemukan ada begitu banyak jawaban mengenai cita-cita masa kecil saya, mulai dari pramugari, sutradara, pengacara, wartawan, psikolog, dan seterusnya, dan seterusnya yang akan menjadi terlalu panjang jika diuraikan satu per satu. Lucunya, dari sekian banyak ita-cita masa kecil saya,  tidak ada satu pun yang berhubungan dengan apa yang saya lakukan saat ini.

Saya pun mulai bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi dalam hidup saya hingga saya tidak benar-benar menjalani cita-cita masa kecil saya. Jawaban pertama yang muncul di kepala saya adalah karena keadaan yang tidak memungkinkan.

Ketika saya melihat ke belakang dan mulai mencari tahu apa yang terjadi dalam hidup saya, saya menemukan ada begitu banyak hal yang terjadi dalam hidup saya hingga rasanya tidak mungkin bagi saya untuk meraih cita-cita saya. Ekspektasi saya akan masa depan terbentur oleh tembok realita sehingga jarak antara saya dan cita-cita saya semakin menjauh.

Tapi lalu saya berpikir lagi apakah fair jika saya menyalahkan keadaan atas kegagalan saya meraih cita-cita masa kecil saya? Bukankah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk meraih cita-cita bahkan ketika realita menggigit?

Saya pun mulai mempertanyakan kembali apa yang sebenarnya terjadi dan jawaban kedua yang saya dapatkan adalah karena selama ini saya tidak konsisten dan tidak pernah benar-benar serius menanggapi cita-cita saya.

Sebagai seorang yng impulsif, saya lahir dengan begitu banyak hal yang diinginkan dalam hidup saya, tetapi secepat keinginan tersebut datang, secepat itulah keinginan tersebut hilang tak berbekas. Saya tidak pernah benar-benar menganggap serius keinginan-keinginan saya dan tidak konsisten dengan rencana yang saya buat sendiri untuk meraih masa depan yang saya inginkan.

Di usia saya yang menjelang 23 tahun ini, saya masih menyimpan begitu banyak hal yang saya ingin lakukan, begitu banyak cita-cita. Bedanya, cita-cita saya kali ini lebih realistis dan masih ada hubungan, sekecil apa pun hubungan itu, dengan apa yang saya lakukan saat ini. Rencana untuk meraih masa depan yang saya inginkan pun telah saya susun serapi dan seterstruktur mungkin. Akan tetapi ada baiknya jika sebelum menjalankan rencana tersebut, saya belajar untuk bisa serius dan konsisten terlebih dahulu. Semoga dua bulan yang akan datang, ketika usia saya tepat menginjak angka 23, saya bisa menjadi serius dan konsisten seperti yang saya inginkan.

Bagaimana dengan kamu? Apakah saat ini kamu menjalani atau setidaknya dalam perjalanan menuju cita-cita masa kecil kamu? Kalau tidak, mungkin ada baiknya kamu juga belajar serius dan konsisten seperti saya.

6 Responses to “Day 4: Cita-Cita”

  1. chatoer August 7, 2010 at 10:14 pm #

    waktu SD ditanya cita2nya apa, pengen jadi Menteri, padahal knp gak skalian jadi presiden aja yah

    • senny August 7, 2010 at 10:28 pm #

      haha… jadi mentri aja kagak kesampaian, pengen jadi presiden. gustiii….
      eh catur, ayo ikutan tantangan #30harimenulis

  2. si~j@ya August 8, 2010 at 7:09 am #

    Waduh … dulu ciat-cita saya apa ya? Lupa tuww, pantesan sekarang tidak jadi apa-apa … hiksss

  3. zulhaq October 18, 2010 at 4:29 am #

    *tertohok*

    Gw gak konsisten!!!!

  4. romi December 7, 2010 at 12:29 am #

    hihihi saya juga punya cita-cita seperti mas

    • senny December 7, 2010 at 9:08 am #

      mas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: