Day 1: Deaf, Blind, And Stupid

4 Aug

Karena yang terpenting dalam sebuah hubungan, jenis apa pun hubungan itu, adalah komunikasi antara semua pihak yang terlibat dalam hubungan tersebut.

Kamu meminta saya untuk mengerti. Lalu detik selanjutnya kamu membuat saya merasa kerdil. Perkataanmu membuat saya berpikir jangan-jangan kamu menganggap saya terlalu tuli, terlalu buta, dan terlalu bodoh untuk mengerti kamu.

Mungkin saya memang terlalu tuli, terlalu buta, dan terlalu bodoh untuk mengerti kamu, tapi sadarkah kamu itu semua terjadi karena kamu tidak pernah memberikan pengertian? Sadarkah kamu bahwa kamu yang membuat saya menjadi tuli, buta, dan bodoh karena kamu menghilang begitu saja ketika saya berusaha untuk meminta penjelasan?

Saya tidak akan memaksa kamu untuk membuat saya mengerti. Saya juga tidak akan memaksa kamu untuk mendefinisikan segalanya. Saya tidak mau memaksa kamu untuk bekerja sama dengan saya memperbaiki hubungan tak terdefinisi agar baik kamu maupun saya sama-sama merasa enak dan semuanya menjadi jelas.

Saya tidak mau, tidak akan, dan tidak akan pernah memaksa kamu untuk mengubah pikiran kamu tentang saya yang tuli, buta, dan bodoh karena tidak bisa mengerti kamu. Saya hanya mau kamu tahu bahwa saya tidak memiliki kemampuan membaca pikiran dan andaikan saja saya diberikan waktu satu menit saja untuk memerkosa pikiran kamu, mungkin saya akan mengerti semuanya.

10 Responses to “Day 1: Deaf, Blind, And Stupid”

  1. neorenggana August 4, 2010 at 1:35 pm #

    tarik nafas… buang perasaan kesal itu, lakukan hal2 kesukaan kamu. dijamin nanti kamu dapat lebih rileks untuk ngobrol dengannya (goodluck)

    • senny August 5, 2010 at 10:27 am #

      masalahnya orangnya ga mau diajak ngobrol, jadi masalah ini bakalan terus gantung sampai kapan pun juga

  2. Cahya August 4, 2010 at 1:50 pm #

    Beberapa orang justru tidak membuat apa yang disampaikannya bisa dimengerti oleh orang lain, saya termasuk yang kesulitan dalam hal ini.

  3. dhodie August 4, 2010 at 4:22 pm #

    Biasanya yang suka berharap sesuatu akan langsung dimengerti itu cewek yak. Dan biasanya pula cowok itu suka cuek.

    Undefined relationship? *eh*

    • senny August 5, 2010 at 10:28 am #

      iya, undefined relationship. kalo gue jelasin maksudnya ntar bukan undefined relationship lagi dong hehe

  4. Masda August 5, 2010 at 2:59 am #

    Semua harus 50:50 itulah yang dinamakan saling mengerti…

  5. Asop August 5, 2010 at 11:47 am #

    Komunikasi, komunikasi, dan komunikasi! ^__^

  6. brianhidayat August 12, 2010 at 12:47 pm #

    met siang dan met berpuasa..ap kbr???

  7. zulhaq October 17, 2010 at 7:58 pm #

    sepertinya cerita 30 hari ini keren. Mari menelusuri sampe tuntas.

    Ngemeng2, ini kan soal kamu dan dia. Kenapa harus menggunakan sebutan “saya dan kamu?”. Kurang deket gitu rasanya. lebih enak “aku dan kamu” gitu keknya. Lebih terasa ada hubungan. Walaupun udah gak sehat kek cerita diatas.

    Saran aja sih😀

    • senny October 18, 2010 at 10:42 am #

      ahaha… karena kalo hubungannya udah ga sehat, sebaiknya didown grade menjadi hubungan formal hihiy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: