Change

18 Dec

Saya selalu suka bulan Desember. Diskon besar-besaran dimana-mana, dekorasi merah dan hijau menghiasi hampir semua tempat umum yang saya kunjungi, pohon natal beserta lampu yang menghiasinya, film anak-anak yang diputar di hampir seluruh station tv, dan lagu bertema liburan yang diputar di radio, mall, atau bahkan cafe (salah satu lagu yang membuat saya semangat adalah lagu berjudul Santa Baby yang hanya diputar di radio, mall, atau cafe dalam suasana menjelang natal). Well, I don’t celebrate christmas but I like it when it’s coming.

Terlepas dari semua itu, biasanya di bulan Desember ini saya melakukan lebih banyak kegiatan dibandingkan bulan-bulan lainnya sepanjang tahun. Menyelesaikan proyek-proyek tahunan sekaligus membuat laporannya, kembali menjalin kontak dengan dengan beberapa teman lama yang eksistensinya hampir saja terlupakan akibat kesibukan masing-masing, berkenalan dengan beberapa teman baru yang menakjubkan, mencari tempat-tempat baru untuk nongkrong dahsyat atau sekedar tempat untuk mengautiskan diri, dan satu hal yang hampir tidak pernah saya lewatkan adalah mereview apa saja yang telah terjadi tahun ini.

Tadinya saya kira tidak ada yang berubah dari saya di tahun ini. Semuanya masih terasa sama, hingga akhirnya saya memutuskan untuk membaca blog saya sendiri dari awal pertama kali saya ngeblog di blogspot hingga posting sebelum ini. Beberapa postingan membuat saya merasa seperti seorang drama queen sejati hingga akhirnya saya memutuskan untuk tidak membacanya hingga akhir. Sementara beberapa postingan lagi sukses mengundang senyum saya. Secara keseluruhan saya melihat ada begitu banyak perubahan yang terjadi dalam diri saya. Perubahan yang bukan hanya terjadi dalam kurun waktu setahun, tapi masih terjadi di tahun yang sama-sama.

Setelah membaca blog itu saya jadi berpikir: it’s funny how you think nothing’s change day by day, but when you look back, everything’s evolve. Things changed. And just like a friend told me so: I changed in to better.

Saya jadi menyesali kebodohan saya yang telah memaki orang-orang yang saya pikir telah melakukan hal yang buruk pada saya. Saya juga menyesali diri saya yang sempat berpikir Tuhan tidak adil karena telah membuat hidup saya ini terasa sangat sulit untuk dijalani. Dan lebih dari semua itu, saya menyesal karena telah mengeluh terlalu banyak.

Seharusnya saya lebih banyak bersyukur daripada mengeluh. Tahun ini memang tidak berjalan semulus yang saya perkirakan sebelumnya. Saya jatuh beberapa kali, sempat menangis di pertengahan tahun, dan entah sudah berapa banyak kemarahan yang menghiasi emosi saya sepanjang tahun ini.

But hey…, look at me right now! I’m still alive, sane, and fine. Saya bahkan merasa jauh lebih baik dan lebih kuat jika dibandingkan dengan saya beberapa waktu lalu.

Dan pada akhirnya saya merasa mereka benar: experience is the best teacher (only if you learned). Pengalaman membuat saya belajar mengenai banyak hal yang tidak bisa saya pelajari melalui institusi pendidikan mana pun dan dengan pengalamanlah saya mengalami proses pendewasaan diri. Saya tahu akan menjadi sulit bagi saya untuk berhenti mengeluhkan segala kesialan yang terjadi dalam hidup saya, tapi mulai detik ini saya akan berusaha lebih keras untuk menahan diri saya dan mengontrol emosi saya. Dan ketika saya mengalami kesialan lagi, saya akan berpaling pada fakta bahwa sesulit apa pun hidup ini, seburuk apa pun hal yang menimpa saya, hal tersebut akan mengubah saya menjadi lebih baik lagi bukannya membunuh saya.

So how about you guys?

How’s your life going this year?

Any scars we have just makes our heart stronger

4 Responses to “Change”

  1. bri December 19, 2009 at 7:43 am #

    pertammaaaXXsss PLuss PLuss
    salam pagii..met pagii
    apakabarnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…….?

  2. bri December 19, 2009 at 7:44 am #

    smile^^
    smile morningπŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚πŸ™‚
    __desember sekarang indah…__

  3. bri December 19, 2009 at 7:47 am #

    cetak hatrick….
    ciiaatt hiiatt kaboomssS WooZzz (efek pagi nanceria)
    dari pengalaman belajar banyak hal yg membuat kita lebih
    menyukai hidup….
    semangat

  4. pushandaka December 19, 2009 at 10:21 am #

    Hidup memang pasti berubah, sekecil apapun itu. Saya sih cuma berusaha memandang perubahan sekecil apapun dari sisi yang positif dengan tetap berusaha agar perubahan kecil itu menjadi langkah awal untuk perubahan positif lainnya di tahun depan. Semangat!!πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: