Titik Nggak Pake Koma

5 Sep

Saya punya seorang teman. Lelaki dan tidak akan pernah saya sebutkan namanya kepada kalian. Kita berteman dari zaman dulu, zaman saya masih abg labil yang bangga jalan-jalan di mall memakai seragam putih abu-abu. Dulu, semua orang yang saya dan dia kenal mengira saya dan dia pacaran, hubungan saya dan dia memang dekat banget siy.

Bahkan sampai sekarang, ketika secara tidak sengaja saya sedang jalan dengannya dan bertemu dengan teman-teman kami dulu, tidak sedikit dari mereka yang bertanya: “Masih?” dengan ekspresi kagum seolah-olah kami memang benar-benar pasangan yang masih langgeng bertahun-tahun.

Kenyataannya adalah tidak ada apa-apa di antara kami. Murni cuma teman. Titik. Nggak Pakai Koma. Saya selalu merasa aman dan nyaman setiap kali menghabiskan waktu dengannya. Setiap kali keinginan untuk jalan-jalan muncul ke permukaan, tapi lagi nggak mau pergi sendirian, dia adalah orang pertama yang saya hubungi. Kalau lagi ada keperluan ke satu tempat dan ngerasa butuh saran untuk sesuatu atau sekedar butuh teman untuk meningkatkan kepercayadirian, saya pasti memintanya untuk menemani saya.

Dan dia selalu ada. Selalu bisa menemani saya dalam setiap ‘aktivitas ingin ditemani’ saya, mulai dari mengantar saya mencari baju baru sekaligus memberi saran mana baju yang sebaiknya dibeli, menemani saya dengan pikiran dan khayalan saya di coffee shop, menyanyi bersama di tempat karaoke, wisata kuliner bersama, survey tempat atau harga soal pekerjaan, bahkan sampai nyalon bersama. Sepertinya, selain ke kamar mandi, tidak ada satu pun aktivitas yang tidak bisa saya lakukan dengan dia secara bersamaan.

Belakangan hubungan kami yang sempat mulai merenggang kembali dekat. Dalam satu bulan, minimal satu kali frekuensi saya bertemu dengannya. Hal itu belum lagi ditambah dengan chatting via y!m atau facebook dan sms-sms nggak penting yang kalau dipikir-pikir lagi cuma sebagai aktivitas mengisi waktu dan membuang-buang uang.

Akhir-akhir ini saya mulai merasa suka. Beberapa orang teman mengatakan kalau akan lebih baik jika saya dan dia meresmikan hubungan kami ke level ‘lebih dari teman’, pendapat itu bahkan saya dengar tidak hanya dari orang yang mengenal kami dari dulu, tapi juga baru saja mengenal kami.

Sebenarnya pendapat bahwa sebaiknya kami pacaran sudah menjadi pendapat yang biasa untuk kami. Biasanya, saya tidak terlalu menanggapi pendapat itu. Biasanya saya cuma menjadikan itu pendapat yang masuk telinga kiri keluar kanan tanpa pernah saya sangkutkan di otak saya.

Tapi akhir-akhir ini, tanpa alasan yang jelas saya mulai kepikiran pendapat-pendapat tersebut. Alasannya sederhana: sejauh ini, cuma dialah yang bisa memberikan saya rasa aman dan nyaman tak terkira. Satu hal yang bahkan tidak bisa diberikan oleh Zhe, sahabat saya yang bergender perempuan.

Saya mulai berpikir kalau

We’re such a great team together

But it’s just impossible

And don’t ask why cause I would never answer

15 Responses to “Titik Nggak Pake Koma”

  1. madi September 5, 2009 at 5:37 am #

    masalah persahabatan dan cinta memang sangat misterius.. hehe..
    tapi scr pribadi gw lebih mementingkan persahabatan..

    *tukeran blogroll dong..

    • senny September 6, 2009 at 12:59 pm #

      udh dilink yah

  2. tuyi September 5, 2009 at 8:03 am #

    Salam kenal ya….
    saya juga lagi nyari sahabat nih…

  3. nie September 5, 2009 at 9:49 am #

    loh, emang kenapa? sapa tau kan..uda klop…ya di lanjutin aja. hehehe..

  4. nengthree September 6, 2009 at 7:36 am #

    Iyah sen geura der weeh..
    Cemangat!

    • senny September 6, 2009 at 12:58 pm #

      naon nu geura der?

  5. Zulhaq September 6, 2009 at 9:23 am #

    persahabatan yang begitu indah, persahabatan yang luar biasa, persahabatan yang nggak ada matinya. jadi wajar aja kalo teman teman dan orang orang sekitar, mengatakan “yaudah, pacaran aj”, atau apalah itu!!!

    gimana nggak? melihat kalian yang begitu nyaman dengan persahabatan itu, sampe menularkan kenyamanan pada orang lain yang melihatnya…

    saking indahnya, sampai nggak peduli dengan status yang di jalani. apakah ini termasuk teori yang mengatakan “cinta seorang kekasih ada akhirnya, tapi cinta seorang sahabat itu abadi”…

    mungkin lw pernah berpikir “apa gak canggung yah, biasanya jadi teman2, tiba2 sebutannya jadi sayang bla bla bla…

    lah, kalo memang merasa nyaman kenapa nggak??? jangan sampe sahabatmu itu di ambil sama orang lain, yang nanti timbul kekecewaan.

    ikan sepat ikan gabus. lebih cepat lebih bagus…kucing kurus main di papan, mikir terus pacarannya kapan…kekekeekekek *maksa*

    • senny September 6, 2009 at 12:57 pm #

      huahaha…
      tapi aye lagi ga aja untuk pacaran, buat gue persahabatannnya jauh lebih berarti daripada pacaran

  6. wira September 6, 2009 at 10:10 am #

    ada yang pernah mengatakan, dari sabahat bisa menjadi pacar tapi dari pacar sulit untuk menjadi sahabat lagi🙂

  7. soulharmony September 6, 2009 at 1:11 pm #

    so sekarang masih jadi sahabat atau udah ?????

    • senny September 6, 2009 at 8:57 pm #

      masih sahabat
      alhamdulillah

  8. nengthree September 6, 2009 at 7:10 pm #

    Geura deur nu mana ajah yg kamu inginkan dan terbaik.. Hihi..

  9. iderizal September 7, 2009 at 7:01 am #

    hehe emang kalau mau ngomongin antara persahabatan ma pacaran bedanya tuh dikit, cuma beda apakah ada pernyataan buat pacaran ato ga.
    saya sih setuju buat temenan aja, biar ucapan “deur” itu terucap saat lamaran aja heheh.

  10. .lala September 7, 2009 at 9:09 am #

    pake tanda seru dong meh afdol..

  11. pushandaka September 7, 2009 at 11:34 am #

    Kalau saya punya prinsip, jangan macarin sahabat. Ntar kalau bubar, pacarannya putus, sahabatannya juga kena getah ndak enaknya.

    Jadi, sahabat ya sahabat saja. Pacar, beda lagi. Kalau saya gitu sih. Hehe!

    Saya juga mau donk, tukeran link!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: