Mistaken

1 Aug

Belakangan ini banyak sekali yang terjadi dalam hidup saya sehingga pola pikir saya terhadap segala sesuatu banyak berubah. Salah satu perubahan yang terjadi dalam pola pikir adalah mengenai kesalahan.

Mendadak perkara dimaafkan dan memaafkan dalam sebuah kesalahan tidak lagi penting bagi saya. The thing is apakah ketika seseorang memaafkan kesalahan yang telah saya buat, dia benar-benar memaafkan dan tidak akan pernah mengungkit-ungkit kesalahan itu sendiri. Atau dalam posisi terbalik, ketika saya mengucapkan kata “dimaafin” pada seseorang yang telah berbuat satu kesalahan pada saya, apa saya benar-benar bisa memaafkan dan tidak pernah mengungkit-ungkit kesalahan itu dalam keadaan apa pun.

Buat saya, perkara dimaafkan dan memaafkan akan berlangsung secara alami begitu saja seiring dengan berjalannya waktu. Kecuali kesalahan itu terlalu besar dan menyakitkan atau kecuali orang yang menjadi objek kesalahan terlalu nggak ada kerjaan, saya percaya setiap orang cenderung lupa akan kesalahan apa yang telah dilakukan orang lain kepadanya.

Buat saya, perkara dimaafkan dan memaafkan tidak lagi menjadi hal yang penting sebab tidak pernah ada jaminan apakah seseorang telah benar-benar belajar dari kesalahannya setelah dimaafkan.

Sebab, seperti apa yang selalu Zhe tegaskan…

Hal yang paling penting dalam kesalahan adalah belajar dari kesalahan itu sendiri

13 Responses to “Mistaken”

  1. dKazuma August 2, 2009 at 12:43 pm #

    hmm… sepertinya emang semua obat adalah waktu. Tapi tergantung besar kecilnya kesalahan juga sih.. kalo besar ya tentunya agak lama, tapi kalo kecil, paling bentar aja juga lupa.

    kecuali emang orangnya bener2 gila. nginget2 semua kesalahan yang dilakukan orang atau yg dia lakukan. kalo ini mah, mending ga usah dideketin ajah😀

  2. .lala August 3, 2009 at 12:27 pm #

    mistake ajah mungkin,
    kalo mistaken ituh = disalahkan, dipersalahkan, dsb.

    *kritik ala wawan*

  3. malice August 9, 2009 at 12:10 am #

    dalem banget….

  4. endangkusman August 10, 2009 at 6:01 pm #

    hallo senny…
    dalam kehidupan ini terkadang penuh teka-teki, soal maaf memaafkan itu juga tergantung orangnya.
    salam persahabatan…

  5. natazya August 12, 2009 at 9:32 am #

    hihihi dasar lala..

    tapi tetap saja saling memaafkan itu perlu dear… skalipun cuma pembohongan dan yang terucap aja…

    kontrak sosial gw menyebutnya…

  6. didta August 14, 2009 at 3:52 pm #

    blogwalking, salam kenal (_ _)

    • Zulhaq August 31, 2009 at 12:13 pm #

      blogwalkingnya numpang lewat yah he2

  7. rasyid August 14, 2009 at 4:32 pm #

    yup benar bro,,,

    btw lam kenulll

    • Zulhaq August 31, 2009 at 12:12 pm #

      ha ha ha, masa lw di panggil bro sen…hayooo protes ma rasyid

  8. antown August 14, 2009 at 4:58 pm #

    dengan takut pada kesalahan maka kita bs belajar lebih berhati-hati sehingga kesalahan itu tidak muncul lagi

  9. Zulhaq August 31, 2009 at 12:24 pm #

    benar banget sen, jangankan orang lain, kita sendiripun kalo memaafkan orang lain dan sudah benar2 di maafkan, tetapi tetap aja suatu saat akan di ungkit lagi. sementara, tanpa dimaafkan pun, suatu saat pasti akan terlupakan dengan benar2 melupakannya.

    gw juga sebenarnya sering seperti itu, ketika ada yang minta maaf, gw jawab dingin “gak ada yang perlu di mintain maaf”. habis itu di ungkit lagi. namun, sebesar apapun kesalahan yang orang lain lakukan, gw selalu melupakannya tanpa dendam sedikitpun kalo dah lama

  10. Zulhaq August 31, 2009 at 12:26 pm #

    oh ya, minta tolong link gw di update yah. niy link yang baru. link lw juga dah gw update di blog baru…thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: