Archive | 6:03 am

Mistaken

1 Aug

Belakangan ini banyak sekali yang terjadi dalam hidup saya sehingga pola pikir saya terhadap segala sesuatu banyak berubah. Salah satu perubahan yang terjadi dalam pola pikir adalah mengenai kesalahan.

Mendadak perkara dimaafkan dan memaafkan dalam sebuah kesalahan tidak lagi penting bagi saya. The thing is apakah ketika seseorang memaafkan kesalahan yang telah saya buat, dia benar-benar memaafkan dan tidak akan pernah mengungkit-ungkit kesalahan itu sendiri. Atau dalam posisi terbalik, ketika saya mengucapkan kata “dimaafin” pada seseorang yang telah berbuat satu kesalahan pada saya, apa saya benar-benar bisa memaafkan dan tidak pernah mengungkit-ungkit kesalahan itu dalam keadaan apa pun.

Buat saya, perkara dimaafkan dan memaafkan akan berlangsung secara alami begitu saja seiring dengan berjalannya waktu. Kecuali kesalahan itu terlalu besar dan menyakitkan atau kecuali orang yang menjadi objek kesalahan terlalu nggak ada kerjaan, saya percaya setiap orang cenderung lupa akan kesalahan apa yang telah dilakukan orang lain kepadanya.

Buat saya, perkara dimaafkan dan memaafkan tidak lagi menjadi hal yang penting sebab tidak pernah ada jaminan apakah seseorang telah benar-benar belajar dari kesalahannya setelah dimaafkan.

Sebab, seperti apa yang selalu Zhe tegaskan…

Hal yang paling penting dalam kesalahan adalah belajar dari kesalahan itu sendiri