Archive | 11:10 am

Area Bebas Rokok

21 Jul

Saya pernah menyatakan diri sebagai seorang perokok, meskipun saya nggak pernah punya jumlah tetap rokok yang saya konsumsi per harinya. Dalam satu hari saya bisa saja menghabiskan lebih dari satu bungkus, tapi saya bisa saja nggak merokok dalam satu minggu atau lebih.

Biasanya, intensitas merokok saya bertambah ketika tekanan dalam hidup saya sedang memuncak. Saya menjadikan rokok sebagai pelarian dari masalah saya. Memang nggak bantu siy, karena toh merokok atau tidak, masalah saya yah tetap saja menghadang sampai akhirnya saya benar-benar menghadapi masalah saya itu. Tapi saya suka sensasi ketenangan yang dihasilkan dari setiap hisapan rokok saya. Rokok dan kandungan di dalamnya telah berhasil memberikan fokus yang lebih dan menekan rasa lelah, sehingga saya bisa lebih tenang dan berpikiran jernih dalam menghadapi segalanya.

Beberapa bulan yang lalu, saya memutuskan untuk berhenti merokok. Ini sebenarnya bukan pertama kalinya saya mencoba untuk berhenti merokok, tapi kali ini saya beneran niat untuk berhenti merokok dan beneran bertekad untuk tidak akan mengakhiri usaha lepasnya saya dari status perokok dengan kegagalan seperti yang sudah-sudah.

Waktu saya memutuskan untuk berhenti merokok, kebetulan situasi juga lagi mendukung banget. Pekerjaan saya lagi menumpuk sehingga saya hanya punya sedikit waktu untuk hang out bersama teman-teman saya yang sebagian besar adalah perokok. Selain itu, Zhe dan beberapa teman perokok saya juga mulai berusaha untuk berhenti merokok, sehingga kami sama-sama berjuang.

Ternyata berhenti merokok nggak sesulit yang saya bayangkan. Selama ada niat untuk berhenti, prosesnya akan berjalan lancar. Memang siy nggak segampang membalikkan telapak tangan, tapi at least saya tidak merasakan kesulitan yang teramat sangat seperti yang saya alami pada percobaan berhenti merokok saya yang terdahulu. Ternyata, kesulitan terbesar dalam berhenti merokok bukanlah pada rokok atau prosesnya itu sendiri, tapi lebih karena niat.

Sekarang, sudah ada sekitar enam bulan lebih saya berhasil berhenti merokok secara total. So far siy saya merasa lancar-lancar saja sampai beberapa hari yang lalu…

Keinginan untuk kembali merokok itu datang lagi. Kali ini serangan keinginan itu terasa sangat kuat dan lumayan menggoyahkan iman (tsah, bahasanya!).

Tapi seperti yang sudah saya niatkan sebelumnya, saya tidak akan pernah menyerah. Kali ini saya mencoba lebih keras lagi melawan keinginan untuk merokok. Kali ini saya nggak akan menyerah dengan mudahnya.

I’ve made my promise and I’ll do my best to stick on it.