Absurd

8 Apr

Seandainya saja mendeskripsikan perasaan bisa dilakukan semudah membalikan telapak tangan…

Sayangnya, perasaan adalah sesuatu yang sangat absurd untuk gue. Ketika gue sedih, maka yang bisa gue katakan hanyalah gue lagi sedih. Ketika gue senang, maka yang bisa gue katakan cuma gue sedang senang. Kemampuan gue untuk mendeskripsikan segala sesuatu memang sangat lemah. Gue nggak pernah bisa menyatakan apa yang melatarbelakangi perasaan gue.

Maka, ketika seorang teman melihat gue sedih dan bertanya kenapa, pertanyaan itu malah membuat gue semakin sedih. Sedih karena gue cuma bisa merasakan tanpa mampu menyatakan. Sedih karena sebenarnya gue nggak pernah tahu apa yang membuat gue sangat sedih.

Dan ketika seseorang melihat gue tertawa keras, dengan mata yang (katanya) terlihat sangat berbinar-binar, mereka bertanya apa yang membuat gue senang, pertanyaan itu membuat gue semakin senang. Senang karena gue menyadari ternyata gue memiliki begitu banyak teman yang perhatian, yang merelakan sedikit (atau mungkin banyak?) waktunya untuk mendengarkan ocehan nggak mutu tentang hidup gue, meskipun pada akhirnya gue kebingungan karena nggak pernah menemukan alasan yang tepat untuk mendeskripsikan rasa senang gue.

Maka saat ini gue terjebak dalam sebuah ruang bernama ABSURD. Sebuah ruangan yang untuk gue, jauh lebih menyeramkan daripada UGD, ICU, ER, atau sejenisnya.

Maka saat ini gue sedang sangat berjuang untuk melawan perasaan ini. Perasaan entah apa yang juga dilatarbelakangi oleh entah apa.

Maka saat ini gue cuma bisa memohon. Memohon siapa pun untuk bisa mencarikan nama untuk perasaan ini, juga mencarikan latar belakang perasaan ini.

Maka saat ini gue meminta pengertian kalian semua. Pengertiannya ketika gue kesulitan untuk menjawab pertanyaan kalian tentang apa yang gue rasakan dan apa penyebabnya.

And I still can’t find an easy way…😦

17 Responses to “Absurd”

  1. zhe April 8, 2009 at 4:06 pm #

    it’s not that hard to say that you’re in love with someone

    call me ASAP!

  2. petra April 8, 2009 at 5:33 pm #

    gw sendiri juga susah mendeskripsikan perasaan. maybe it’s a common problem….

  3. aRieF do0n9™ April 9, 2009 at 2:42 am #

    mungkin saatnya cari teman curhat yang bisa mendengarkan keluh kesah mu…😉

  4. senny April 9, 2009 at 2:45 am #

    @zhe: who say I’m falling in love?! jangan suka bikin gosip deeehh!!
    @petra: really?
    @arief: temen curhat siy udh punya, banyak banget malahan tp ya… teteup aja bermasalah mendeskripsikan perasaan

  5. jamso April 9, 2009 at 5:51 am #

    gila!

  6. senny April 9, 2009 at 6:16 am #

    apanya (atau siapa) yang gila?

  7. jamso April 9, 2009 at 7:14 am #

    menurut sayah:
    Tuhan itu menciptakan perasaan senang sedih gembira dll untuk dirasakan bukan untuk dipikirkan.
    Semakin dipikirikan semakin ga jelas…. Dan. Menjadi .. gila….

    Hehe tapi itu menurut saya lo..

    Beda lagi kata Rani Agias Fitri staf pengajar di Fakultas Psikologi Ukrida Jakarta

    Piss ah🙂

  8. krismansyah April 9, 2009 at 8:58 am #

    aduh, kalo gitu saya juga susah nih buay ngaish komentar…

  9. senny April 9, 2009 at 10:50 am #

    @jamso: baiklah, pak! btw, gue udh email tuh
    @krimansyah: haha… lho klo gt yg di atas itu apa ya??

  10. Beat2ws April 9, 2009 at 11:54 am #

    Kalo gitu aku juga bingung mau komeng apa?

  11. jamso April 9, 2009 at 11:57 am #

    pak -_-‘

  12. senny April 9, 2009 at 12:57 pm #

    @beat2ws: balesan comment yang sama kayak untuk krismansyah
    @jamso: oh salah ya? tante klo gt?

  13. .lala April 9, 2009 at 2:06 pm #

    ok, i’m not going to ask you…

  14. senny April 9, 2009 at 2:18 pm #

    good girl…

    *peluk-peluk lala

  15. achoey April 10, 2009 at 11:18 am #

    ehmmmm
    sulit memang
    Mengungkap perasaan apalagi lewat tulisan

    tapi berbahagialah setiap kesempatan
    Karena Tuhan Maha Pemberi Nikmat

    Lalu, nikmat apa lagi yg kan kita dustakan?

    Semangat!

  16. dafhy April 10, 2009 at 11:22 am #

    kenapa non?

  17. senny April 10, 2009 at 3:02 pm #

    @achoey: iya, pak. gue tetap bersyukur kok…
    @dafhy: biasalah… lagi kebingungan mendeskripsikan sesuatu yang dirasakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: