About Commitment

24 Feb

Familiar dengan kalimat ini:

“Kalo kita bisa seneng tanpa ada komitmen, ngapain juga harus dikasih komitmen?”

Yup, beberapa dari kalian pasti tahu banget kalimat ini. That was my favorite words waktu gue ditanya kenapa gue nggak juga memastikan hubungan gue dengan beberapa pria yang mendampingi gue. The fact is, I’m not ready yet, not force my self to have any commitment with the one beside me.

Tapi belakangan ini paradigma gue tentang sebuah komitmen berubah. Belakangan, eksistensi sebuah komitmen mendadak menjadi suatu hal yang penting banget.

And the question is:

How far commitment would take you?

Turun dari taksi terus jalan sepanjang fly over ang waktu itu lagi macet banget, dilanjutin dengan marathon sampai Simpang Dago cuma untuk buruan ketemu dengannya yang waktu itu lagi butuh banget legal advice. Bangun pagi-pagi banget (which is hard for not morning person like me) cuma untuk mendatangi rumahnya dan nganterin sandwich Circle K plus satu kaleng Nescafe dan mastiin dia tetap berangkat kerja sehabis semalaman nongkrong dahsyat sama temennya. Menghabiskan lebih dari setengah pemasukan sebulan cuma untuk bisa tempil bagus di depan dia. Kesakitan karena jalan-jalan di mall pake stileto 10 cm cuma untuk bikin dia terkesan. Begadang berhari-hari cuma untuk bikin kado ulang tahunnya.

Pernah ngelakuin hal senaif itu?

Well, I’ve beer there drunk that. Been there done that.

And how does it feel?

Silly, pain in the end, naive, or evenDUMB.

Ada saatnya dimana gue ngerasa marah sama diri gue sendiri but then I realize kalo justru itulah yang dimaksud komitmen.

For me, commitment is about push myself to the limit, even if it’s hurt.

So what about you, guys?

What do you think?

19 Responses to “About Commitment”

  1. sososibuk February 24, 2009 at 7:41 am #

    jadi gini ya sen…emmm

    anywai..

    “Turun dari taksi terus jalan sepanjang fly over ang waktu itu lagi macet banget, dilanjutin dengan marathon sampai Simpang Dago cuma untuk buruan ketemu dengannya yang waktu itu lagi butuh banget legal advice. Bangun pagi-pagi banget (which is hard for not morning person like me) cuma untuk mendatangi rumahnya dan nganterin sandwich Circle K plus satu kaleng Nescafe dan mastiin dia tetap berangkat kerja sehabis semalaman nongkrong dahsyat sama temennya.”

    itu siapa>????? siapa yang berlaku bodog idiot stupid kaya gitu??
    plis deh…ga usah sampe segitunya kalieeeeeee
    tapi ia sih, kalo udah ngebet apa2 udah jadi masuk di akal

    1 hal yang hilang ketika kita di sapa cinta. Logika.

  2. TH February 24, 2009 at 7:49 am #

    Komitmen ….
    Suatu kata yang mudah diucapkan, tapi sulit dijalankan. Kalu bisa menjalankan semua komitmen dengan baik …. nah itu sebenernya yang harus dilakuin.
    Kalo boleh nimbrung ….. apapun kondisinya, usahakan bisa menjalankan komitmen.

  3. senny February 24, 2009 at 7:58 am #

    itu gueeeeeeeeee!!! dodol lo ah!!

    emang gue bego tapi ya…

  4. macangadungan February 24, 2009 at 8:16 am #

    been there done that jg
    dan selanjutnya menyadari bahwa semua pengorbanan itu sia2…
    hufff…

  5. life choice February 24, 2009 at 8:45 am #

    me too, been there done that.
    dan ya, saya juga baru sadar, mungkin itu bagian dari komitmen..🙂

  6. rani! February 24, 2009 at 10:28 am #

    wow…you’re really in love with him, sen..
    tapi kok gw ngerasa komitmen itu ga ada hubungannya dgn apa yg lo lakuin ya?
    ga tau juga ding, ga ada pengalaman gw😛

  7. emina February 24, 2009 at 11:59 am #

    saya belum pernah berkomitmen dalam bidang itu sen..:mrgreen:

    sama kyk rani, blom ada pengalaman.
    tapi komitmen itu selalu ada konsekuensinya, dan jika sudah diambil komitmen itu, disitulah kita belajar lebih dewasa, apa kita bisa menjadi orang yang bertanggung jawab atas seluruh keputusan kita itu?
    yeah, itu proses. belajar.

  8. sunardi February 24, 2009 at 12:35 pm #

    Commitment is not about what you give or what you get. It’s about sharing your world with “you know who”.

    And we’re never seem too smart or too silly in front of love. We know that.
    Oops! Did I say love?

    Love is free dear. Commitment is your cage to keep love stay.
    Ngomong apa sich?

  9. gdenarayana February 24, 2009 at 2:06 pm #

    klo ditanya komitmen:mrgreen: lom pengalaman😆

    ampir sama kaya kerja kali yakkk, klo enjoy dan bisa comfort dengan komitmen yang pengen dijalanin knp ga?

    klo takut untuk memulai mending ditabur dulu benih2 cintanya neng😀 sabar, jalanin biasa, nti tau2 jadian deh😀 kaya pelem:mrgreen:

    enak mah masih muda seruuu msh bisa gokil2an, jangan kaya saya yang udah tua…heheheh…ndak bisa ngapain😆

  10. putrago February 24, 2009 at 5:49 pm #

    komitmen butuh sebuah pemikiran yang matang, tidak semua komitmen bisa dibilang sebagai komitmen

  11. cinta tak pernah salah February 25, 2009 at 5:39 am #

    dengan berkomitmen, kita bisa dapet pahala, asal niatnya tulus. komitmen tanpa surat terlampir seringkali berakhir gajelas. karena itu menikah lah huehehehe.

  12. petra February 25, 2009 at 11:51 am #

    haha,
    semangat ya, sen ^__^

    di balik semua itu pasti ada hikmahnya

  13. Aki February 26, 2009 at 1:59 am #

    Geuning geuning……

  14. Said February 26, 2009 at 6:31 am #

    pasti ada hikmahnya.
    dan ditunggu jalan2nya. keblogq

  15. .lala February 28, 2009 at 1:00 am #

    komitmen adalah pilihan. Bukan cm masalah cinta, tp tujuan yg pengen didapet. Kalo mau lulus kuliah, ya lo hrs komit utk nerusin kuliah. Dan if you love somebody then you want end up with him, have a commitment…. Commited to reach your goal (with all the concequences you might need to do, some are including stupid thing).
    Kalo lo tdk menginginkan apa2 dr hal yg lo jalanin… Then just let loose, no pressure.

  16. cinker March 4, 2009 at 11:10 am #

    jangan bergadang2 om…tak lulus kuliah ntar

  17. theodora March 4, 2009 at 11:19 am #

    bergadang jangan bergadang…(roma irama kale….) kejar impianmu…

  18. natazya March 13, 2009 at 4:02 pm #

    hahahahhahaha

    ekstrim juga yah konsep komitmen loe hihihihi

    gw ga pernah mengonsep komitmen darl

    komitmen adalah sesuatu yang gw jalani dengan seseorang yang siap menjalani dengan gw… for better for worse… lebih dari itu gw ga tau lagi😀

  19. aribicara March 19, 2009 at 4:44 am #

    Komitmen itu apa yach ?😀

    Aku malah g tau apa itu Komitmen🙂
    Tapi satu yg pasti. Aku orang yang ingin selalu dan selalu untuk mencoba untuk selalu Komitmen pada apapun itu yg terpenting sebuah kebaikan🙂

    *Loch katanya g tau Komitmen🙂 ckckckck …
    Apa yg Senny katakan menurutku bener adanya dech😀

    Aku dulu pernah juga nglakuin hal yg senaif Senny ceritain … Mungkin lebih Naif lagi😀 ckckcck ..

    Salam Senny ..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: