Archive | 7:20 am

Ketika Kekuatan Adalah Kelemahan

24 Mar

Cuma 3 hari waktu yang dibutuhkannya untuk memasuki kehidupan gue dengan gampangnya. Cuma 3 hari dia bisa membuat gue menjadi adiksi padanya. CUma 3 hari membuat gue terbiasa dengan kehadirannya. Cuma 3 hari untuk semuanya tapi…

Cuma 3 hari juga dia bertahan. Cuma 3 hari juga dia memasuki kehidupan gue. Dan setelah 3 hari itu, dia pergi begitu saja… nggak ada pesan atau penjelasan

Dan hal itu bikin gue…

Bertanya-tanya tentang apa yang salah. TEntang kenapa cuma 3 hari dia bertahan. TEntang kenapa nggak pernah bisa awet dengan siapa pun. TEntang kekalahan sebelum maju. Tentang hubungan yang berhenti sebelum dimulai.

Tapi semakin gue bertanya-tanya, justru semakin gue pusing. NGgak pernah ada penjelasan tentang semuanya. NGgak pernah ada jawaban yang memuaskan. Semuanya terasa absurd.

LAlu kembali Zhe menegaskan kepada gue untuk (lagi-lagi) nggak terlalu independent.

Itu lagi!

Dari dulu gue selalu bermasalah dengan terlalu independent…

I am TOO independent!

Tapi apa salahnya menjadi independen? BUkannya menjadi independent itu bagus? BUkannya mau nggak mau setiap orang itu harus jadi orang yang independent?!

Lalu Zhe kembali berkata kalau gue ini adalah orang yang kuat. TErlalu kuat hingga akhirnya mengintimidasi mereka (baca: para pria).

Dari situ gue mengambil kesimpulan kalau justru… untuk gue – seorang yang terlalu biasa ini, kekuatan adalah kelemahan gue.

KEkuatan guelah yang bakalan membawa gue menuju keberhasilan. KEkuatan gue yang bakalan membuat gue mendapatkan sesuatu yang gue inginkan.

Tapi…

di sisi lain…

Justru kekuatan itu yang menjadi kelemahan gue. Kekuatan gue itu yang membuat gue kehilangan sesuatu yang seharusnya ada.  Kekuatan gue justru membuat gue terpaksa menjadikan hubungan (dengan siapa pun dan dalam bentuk apa pun juga) menjadi prioritas akhir.

Dan kekuatan gue membuat gue terpaksa kehilangan banyak hubungan.

Ugh…, it’s hard to be me! Really!